Breaking News

Gema Sholawat dan Santunan Anak Yatim Warnai Maulid Nabi di Masjid Asy-Syakur Pamekasan

Dini - Pewarta
2 menit baca0 tayangan
Dok Foto :Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Asy-Syakur Pamekasan, Jumat (28/8/2026). Tampak KH. Moh. Hasan, Ust. Ach. Adi Fathor Rahman dan para tokoh hadir dalam acara tersebut.

PAMEKASAN  (KORTAS NEWS) – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriyah di Masjid Asy-Syakur berlangsung penuh khidmat dan semarak, Jumat malam (28/8/2026).

Lantunan sholawat dan hadrah dari Desa Majungan mengiringi jalannya acara yang mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Kehidupan”.

Kegiatan rutin tahunan ini dihadiri Pengasuh Masjid Asy-Syakur KH. Moh. Hasan, Ketua Takmir Ust. Ach. Adi Fathor Rahman, Ketua RT setempat, serta ratusan jamaah dan masyarakat sekitar.

Ketua Takmir Ust. Ach. Adi Fathor Rahman* mengatakan, peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi momentum mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga sarana memperkuat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian sosial.

“Agenda ini kami gelar setiap tahun. Harapannya cinta kepada Rasulullah semakin kuat, sekaligus mempererat persaudaraan dan kepedulian kepada sesama,” ujarnya.

Bentuk kepedulian itu diwujudkan melalui pemberian santunan kepada anak yatim di lingkungan sekitar masjid. Penyerahan santunan menjadi salah satu rangkaian penting dalam peringatan Maulid tahun ini.

Suasana religius semakin terasa dengan iringan hadrah dan gema sholawat yang menggema di dalam masjid. Tausiyah kemudian disampaikan *KH. RPM. Darus Salam Sya’rani*, pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Jungcangcang.

Dalam ceramahnya, KH. Darus mengajak jamaah untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Nilai kejujuran, kesabaran, kasih sayang, dan kepedulian sosial menjadi pesan utama yang disampaikan.

“Jadikan Rasulullah sebagai teladan dalam bersikap, menjaga persaudaraan, dan peduli kepada sesama. Itu inti dari peringatan Maulid ini,” katanya.

Rangkaian acara ditutup dengan pembagian doorprize untuk jamaah yang hadir. Keceriaan dan keakraban mewarnai penutup kegiatan yang berlangsung dalam suasana kebersamaan.

Takmir Masjid Asy-Syakur berharap semangat Maulid terus hidup di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai gerakan nyata dalam meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

 

Penulis: Rina

Baca Lainnya

Artikel Populer