SAMPANG (KORTAS NEWS) Program Mini Integrated Farming (MIF) Tahun 2026 pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sampang telah direalisasikan kepada 10 kelompok tani di sejumlah kecamatan pada Juli 2026 bulan lalu.
MIF (Mini Integrated Farming) adalah konsep pertanian terpadu skala kelompok tani, yaitu menggabungkan beberapa kegiatan pertanian dan peternakan dalam satu sistem agar saling mendukung dan menghasilkan manfaat bagi kelompok.
Berdasarkan data yang diterima, kelompok penerima tersebar di Kecamatan Sampang, Omben, Torjun, Jrengik, Camplong, Kedungdung, Tambelangan, Sreseh dan Banyuates.
Program tersebut memiliki anggaran sekitar Rp182 juta. Dinas Pertanian juga telah menyampaikan dokumentasi penyerahan MIF kepada kelompok penerima.
Dalam dokumentasi tersebut terlihat sejumlah komponen bantuan, di antaranya sarana kandang, tanaman atau bibit, ternak serta sarana pendukung lainnya.
Namun, rincian item dan nilai bantuan untuk masing-masing kelompok belum tercantum dalam data penerima yang disampaikan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Tim Investigasi Gabungan Aktivis Sosial Indonesia (GASI) Raden Mas Wirno.
Raden Mas Wirno menyatakan masih perlu memperoleh rincian mengenai jenis barang, jumlah atau volume, spesifikasi serta nilai masing-masing paket yang diterima kelompok tani.
“Kami mengapresiasi Dinas Pertanian yang sudah memberikan data penerima dan dokumentasi penyerahan, selanjutnya kami ingin mengetahui rincian item dan nilai yang diterima masing-masing kelompok,” ujar Mas Wir sapaan Akrabnya Kamis (01/10)
Menurutnya, sejumlah dokumen yang perlu dikonfirmasi antara lain RAB, spesifikasi teknis, daftar item dan volume, harga satuan, nilai paket masing-masing kelompok, nama penyedia serta berita acara serah terima.
Data tersebut nantinya dapat digunakan untuk mencocokkan antara dokumen pengadaan dengan kondisi bantuan yang diterima kelompok tani.
“Kami tidak sedang menyimpulkan adanya penyimpangan, data tersebut diperlukan untuk mencocokkan dokumen dengan kondisi di lapangan,” katanya.
GASI juga berencana melakukan penelusuran terhadap kelompok penerima untuk mengetahui jenis bantuan yang diterima dan pemanfaatannya.
Dengan adanya data 10 kelompok penerima tersebut, penelusuran selanjutnya akan diarahkan pada rincian setiap paket MIF, termasuk item, volume, spesifikasi dan nilai anggarannya.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sampang masih perlu memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai rincian tersebut agar informasi mengenai pelaksanaan program MIF dapat diketahui secara lengkap.
