Breaking News

Berkat Bantuan TMMD, Setelah 9 Tahun Menanti, Ikhsan (73) Akhirnya Punya Rumah Layak Huni

Dini - Pewarta
3 menit baca•52 tayangan
Dok/Foto: Personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0826/Pamekasan bersama warga Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, membersihkan puing-puing bongkaran rumah milik Ikhsan (73) yang akan dibangun kembali melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), Minggu 18/10/2026,(foto:Kodim 0826)

PAMEKASAN – (KORTASNEWS ) Berkat bantuan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0826/Pamekasan, penantian panjang selama sembilan tahun akhirnya berakhir bagi Ikhsan (73).

Petani lanjut usia asal Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, itu kini menyaksikan rumah impiannya mulai dibangun melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Sembilan tahun bukanlah waktu yang singkat. Selama kurun waktu tersebut, Ikhsan harus bertahan hidup di rumah yang kondisinya sudah tidak layak huni. Dinding yang rapuh, atap yang bocor, dan keterbatasan ekonomi membuatnya tidak mampu memperbaiki rumahnya sendiri,Senin (19/10/2026)

Hingga akhirnya, rumah Ikhsan ditetapkan sebagai salah satu dari 10 unit sasaran Rutilahu dalam pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0826/Pamekasan di Desa Jarin.

 

Di Tinggal Di Musala Demi Melihat Rumah Impian  

Demi menyaksikan langsung proses pembangunan rumahnya, Ikhsan bersama satu anak dan dua cucunya rela tinggal sementara di musala yang berada tepat di samping lokasi pembangunan.

Setiap hari, Ikhsan menyaksikan prajurit Satgas TMMD dan warga setempat bergotong royong mengerjakan rumahnya. Mulai dari pemasangan pondasi, penegakan dinding, hingga pemasangan atap.

Bagi Ikhsan, setiap bata yang terpasang adalah jawaban atas doa yang ia panjatkan selama sembilan tahun.

“Sudah sembilan tahun saya menunggu bantuan seperti ini. Alhamdulillah, terima kasih Bapak TNI dan Bapak Kades Jarin, sudah bantu buatkan saya rumah,” kata Ikhsan saat ditemui di lokasi pembangunan, Minggu (18/10/2026).

 

Gotong Royong TNI Dan Wara

Pembangunan rumah Ikhsan tidak dikerjakan sendiri oleh Satgas TMMD. Warga Desa Jarin turut terlibat aktif dalam setiap tahapan pembangunan.

Kebersamaan tersebut menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat yang menjadi ruh dari pelaksanaan TMMD. TNI tidak hanya hadir sebagai aparat keamanan, tetapi juga hadir sebagai bagian dari masyarakat yang ikut merasakan kesulitan warga.

Kepala Desa Jarin menyatakan, penetapan Ikhsan sebagai penerima manfaat Rutilahu telah melalui proses pendataan dan verifikasi yang ketat. Ikhsan dinilai layak karena kondisi ekonomi dan kondisi rumahnya yang memprihatinkan.

 

Bukan Sekadar Rumah, Tapi Harapan Baru 

Bagi Ikhsan, pembangunan rumah ini bukan sekadar mendirikan dinding dan atap. Lebih dari itu, rumah ini adalah tempat untuk menikmati masa tua yang lebih tenang, aman, dan sehat bersama anak dan cucunya.

Selama ini, Ikhsan hanya bisa bermimpi memiliki rumah yang tidak bocor saat hujan dan tidak panas saat kemarau. Kini, berkat bantuan TMMD, mimpi itu perlahan menjadi kenyataan.

 

TMMD Hadir Untuk Rakyat

Melalui program TMMD ke-130, Kodim 0826/Pamekasan tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun kesejahteraan masyarakat.

Program Rutilahu menjadi salah satu sasaran fisik yang paling dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu dan lanjut usia.

Satgas TMMD ke-130 menargetkan seluruh sasaran, termasuk pembangunan 10 unit Rutilahu di Desa Jarin, dapat selesai sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Dengan selesainya pembangunan tersebut, diharapkan Ikhsan dan keluarganya dapat segera menempati rumah baru yang lebih layak huni.

Berkat bantuan TMMD, sembilan tahun penantian Ikhsan akhirnya terbayar lunas.

 

 

Pewarta : Rindi

Berita Lainnya

Artikel Pilihan